Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Januari 2012

KALIMAT CINTA

Dahulu Lalu Kian Berlalu…
dalam Sua Mata Tiada Kenal Hati
Rasa Terikat Erat  Tali Persahabatan
Kulihat Raut Sayup Pandanganmu
Kudengar Suara Detakan Harapanmu
Tawarkan Sejuta Impian Semu
Pun Itu Dulu, Terus Melampau
 Dalamnya Kerinduan Hanyutkan Ragu
Telusuri Tiap Helai Rongga Sepi Jiwa
Bebaskan Gerbang Hati yang Terbudak Luka
dan Kini…
Kau Suguhkan Secercah Cahya Cinta
Hangat Sulutkan Beku Cintaku
yang Telah Lama Melekat
pada Ranting_Ranting Jiwa yang Merapuh
pada Cabang Pinta ,, Lebat Buah Tanya
Akankah Kau Persembahkan Ketulusan Cintamu?
Waktu Terus Berlalu Melampau
Kutakkan Bisa Menunggu Menua
dan Hanya Menanti Hingga Pergi
Kata Demi Kata Cinta Darimu
Izinkan Aku Ungkapkan
Satu Kalimat Demi Cintaku“I LOVE YOU”

By E-One

SELIMUT KESETIAAN

Kisah Ini Yang Kupunya
Teman Pelipur Lara Pemecah Sepi
Bersama  Menunggu Diujung Waktu
Yang Takkan Usai Hingga Leburnya Alam Raya
Tertanam Jiwa Yang Gelisah Mencabik Perasaanku
Yang Mengalir Deras Baluti Batin Ini Dengan Siksamu
Kuluapkan Egoku Mengambang Bagai Buih
Disamudera Hati Yang Abadi
Kau Selami Hatiku Hingga Terasa Bergetar
Mengguncang Dan Kau Luluhlantakkan Seketika
Aku Yang Salah…
Aku Yang Bodoh…
Aku Yang Rapuh…
Aku Yang Lusuh…
Setia Akan Cintamu Sesaat Cintamu Diuji
Kau Yang Pergi Aku Tetap Menanti
Untuk Setia Dalam Selimut Bukti
Kubawa Getir Ini….
Hingga Matahari  Padam Membeku

By E-One

MUARA HARAPAN

DIANTARA SIANGKU YANG USANG
ENGKAULAH MATAHARI BERKASIH
CAHYA KEHIDUPAN SEJAGAD JIWA
TANPAMU ADALAH KEHANCURANKU
DIANTARA MALAMKU NAN KELAM
KAULAH SANG REMBULAN KETENANGAN
SINARI HAMPARAN KEGELAPAN HATI
TERBENAMMU ADALAH KERESAHANKU
DIANTARA KEGELAPANKU YANG KIAN GULITA
KAULAH SANG BINTANG TERKEMBANG
HIASI HAMPARAN JELAGA SANUBARI
HILANGMU ADALAH KEHAMPAAN JIWAKU
DINTARA BUNGA PENJAGA TELAGA KENANGANKU
ENGAKAULAH SANG DEWI MELATI
HARUMKAN SETAMAN HARAPAN
LAYUMU LEMAHKAN RASA  ASAKU
DIANTARA DERAS DARAHKU
ENGKAULAH JANTUNG  GANTUNG HATIKU
YANG TAKKAN PERNAH MUNGKIN
KUMENGALIR MENGHILIR TANPAMU
TUK GAPAI MUARA HIDUP  NAN INDAH
MAKASSAR,  19 OKTOBER 2010
BY E-ONE

LOVE’S POWER

I ONLY HAVE LOVE,  TO LIGHT THE SHADOW ON YOUR FACE
TO WATCH AND GUIDE YOU,  THROUGT  THE DARKEST ON YOUR DAYS
ALTHOUGT A GREAT WAVE SHALL FALL AND FALL BETWEEN US
WAY UP HIGH OR DOWN LOW, I ALWAYS STAY WITH YOU
FOR A LONG TIME…
MY LOVE AND LIFE ARE JUST FOR YOU
WE’LL  ACROSS THE DISTANCE AND SPACES TOGETHER
IF I COULD TURN BACK THE TIME…
IF I COULD SEE THE FUTURE…
IF I COULD MAKE YOU BE MINE…
I’LL GO WHEREVER YOU GO
JUST WITH YOU
RUN AWAY WITH MY HEART

Makassar, 22 November 2011
By E-One

ARTI MENUNGGU

KUINGIN UCAPKAN SESUATU
TAPI TAK KU BERANI
MENGAPA INI TERJADI PADAKU?
MUNGKINKAH KARENA KU TAK PUNYA NYALI?
KU SEDIH…
MEMBUATKU PRUSTASI
KUPEDIH…
KARENA KUPENGECUT
INGIN KULUAPKAN SEMUA ISI HATIKU
AGAR ENGKAUPUN TAU DALAM PENGERTIAN
HADIRMU NYATA BISA CAIRKAN BEKU HATIKU
HADIRMU TIADA PERNAH KU DUGA
BUATKU MENIKMATI ARTI KATA MENUNGGU
KEHADIRANMU….
KEMBALI LUKISKAN SENYUM DI BIBIRKU
KEHADIRANMU…
KEMBALI TAWARKAN  TAWA DALAM HIDUPKU
BERIKAN BAHAGIA DALAM JIWA SANUBARIKU
LEPASKAN RAGU DIHATIKU
HEMPASKAN  RASA TAKUT
TUK MENATAP INDAHNYA MENTARI PAGI
BELAWA, 28 AGUSTUS 2006
BY E-ONE

ADAKAH KAU TAU?

KUTUNGGU DIRIMU PADA BULAN GELAP MEMAYUNG
TERMANGU DI TENGAH RESAH ANGIN MENDERU
DAN SUARA SEPI TAK BERLAGU
ADAKAH KAU TAHU?
KUPENDAM RASA HATIKU DALAM BALUTAN RESAH
ADAKAH KAU TAU?
BAYANGMU TAK AKAN PUDAR DALAM TATAPANKU
KARENA KAMU LIHATLAH JIWAKU
KARENA KAMU RASAKANLAH NAFASKU
KARENA KAMU TUNTUNKAH LANGKAHKU
KARENA KAMU DEKAPLAH RAGAKU
YANG KAN  TETAP SETIA…
SABAR MENUNGGU,
DIRIMU YANG PERGI,
JAUH DISEBERANG TATAPAN
BERSAMA HARAPAN YANG KIAN LAPANG
BELAWA, 21 JULI 2006
BY E-ONE

“Pelangi Malam”

Qalam Pekat Sekelam Malam,
Sambut Kabut Sekalut Kalbu,
Raih Bintang Kian Bimbang,
Menanti Hari Hingga Hati Mati,
Rindukan Rembulan dalam Belenggu Peraduan,
Menunggu Waktu Tuk Berlalu Jauh,
Sampai Matahari Patahkan Hati,
Memendam Kenangan dalam Kuburan Harapan,
Resahkan Rasa, Risaukan Risih Nan Abadi,
Kan Sisakan Sesal, Tinggalkan Kesal yang Kekal,
Pada Raga yang Ragu.
Makassar, 05 Juny 2011
By E-one

KuTanpaMu

Mencoba Yakinkan Hati, Yang Makin Mati,
Mencoba Teguhkan Kalbu, Yang Terus Menderu,
Mencoba Tegarkan Asa, Yang Telah Gempar,
Mencoba Cerahkan Cita, Yang Kian Ciut,
Hingga Sang Surya Menyambut Lembut,
Sang Dewi Yang Redup, Tersipu Rindu Tak Bertepi,
Tersentak, Kuterjaga Dan Terfana,
Diantara Kabut Galaksi Mimpi,
Mungkinkah…?
Mungkinkah aku…?
Tanpa Dirimu…

Makassar, 15 Mei 2011
By E-One

Engkaulah!!!

Perlahan Kulangkahkan Asa dalam Ketabahan Jiwa,
Luluhkan Ragu Tuk Belenggu Kebekuan Sukma,
Tapaki Arti Nanti dalam Keheningan Hati,
Sambut Senyummu Diantara Kabut-Kabut Kalbu,
Yakinkan Hari Kan Menemani Sampai Mati,
Jadikan Saksi hingga Hilir Darah Terakhir,
Engkaulah Rembulan dalam Pekat Gulita Deritaku,
Takkan Padam oleh Terik Keperihan Takdir,
Engkaulah Kembang dalam Taman Anganku,
Takkan Layu Sambut Berlalunya Waktu,
Engkau Seindah Pelangi, Pelipur Kerapuhanku,
Takkan Pudar Seiring Terbenamnya Matahari,
Hingga Raga Mendekap Sang Jagad Persinggahan.

Makassar, 30 Mei 2011
 By E-one

Mawar Juni

Berselimut Kesunyian Malam, Kusapa Purnama Juni yang Bijak,
Meski Sesaat Malam Itu, Takkan Pernah Kembali Tuk Dekapku Lagi,
Sesaat Tersenyum Pilu Padaku,
Tinggalkan Resah dalam Pekat Kegelisahan yang Hitam,
Seketika Terik Sang Surya Bangkitkan Sadarku,
Tuk Sambut Fajar yang Kan Membakar Ranting-Ranting Kerinduan,
Dalam Jiwa yang Kian Gersang,
Mencoba Tanamkan Seuntai Harapan, Sepucuk Mawar Kan Tumbuh,
Dan Tumbuh Teguh Diantara Hamparan Qadar yang Kian Hampa,
Hingga Sejuk Tetesan Hujan Titiskan Pelangi yang Indah,
Di Atas Jiwa yang Menghijau,
Berharap, Engkau Kan Jadi Mawar Nan Abadi,
Warnai Taman Jiwa Nan Tandus, Hingga Matahari Kan Padam.

Makassar, 22 Mei 2011
By E-One

GELATIK KECIL

Gelatik Kecil Mungil Gemulai,
Meski Hari Kian Sepi,
Taman-Taman Gersang Nan Tandus,
Rindangkan Hati,  Riangkan Sedih,
Yakinkan Kaki Kecilmu Meski Perih,
Kepakkan Sayap,  Bentangkan Semangat
Kicaukan Nyanyian Sendu Nan Merdu,
Terbang Bersama Harapan, Selapang Cahaya Surya
Biarkan Merpati Memilih Takdir Diri,
Biaskan Resah Risau Yang Kian Risih,
Lepaskan Balutan Bimbang Dalam Batang Jiwa,
Hempaskan Segala Beban Dan Bebas,
Relakan Elang Menjaga Indah Raganya,
Gagah Tegarnya Kan Hangatkan Asa,
Janjikan Keindahan Mentari Pagi,
Sosok Esok Kan Elok
Mimpi Yang Tiada Kan Pernah Menjelma
Dalam Gelap Lelap Gelatik Kecil Sepertimu,
Gelatik Kecil Mungil Gemulai,
Meski Mimpimu Tak Setinggi Elang Melangit,
Walau Sayapmu Tak Cukup Kuat Tuk Merubah Bayu Membadai,
Meski Cakar Kecil Tak Cukup Tajam Tuk Taklukkan Rusuh Musuhmu,
Engkaulah… Pemilik Hati Sejati,
Pantang Bagimu Membunuh Hati,  Tuk Raih Indah Harimu
Tiada Bagimu Kobarkan Korban Tuk Menobatkan Diri
MAKASSAR, 29 JULI 2011
By XPDC E-one

BIRU HITAM

Perlahan Kumenahan Sesak, Lepakan Bimbang,
Kutunjuk Satu Bintang Kecil Di Belantara Bintang Bintang,
Tuk Tuntun Dalam Kemelut Sepi Membentang,
Raih Arti Indah Diantara Gemerlap Cahaya,
Gapai Hari Hingga Purnama Menua,
Janjikan Hati Dengan Riang Damai,
Sambut Kabut Sejukkan Taman Kalbu,
Capai  Mentari Kan Menyinari Kembang Sanubari,
Begitu Jenuh Kurenungkan Semua,
Nun Jauh Bujur  Ufuk Tuk Kutuju,
Halau Kegalauan Sukma, Surutkan Peluh,
Debu Menderu Serukan Kerapuhan,
Guntur Mengemuruh Runtuhkan Keteguhan Jua,
Kepul Pekat Awan Mencekam,
Hitamkan Pesona Biru Nan Indah,
Gelap Ranah Cakrawala Menutup Qalam,
Bekukan Jiwa Dalam Kenangan,
Yakinkan Esok Kan Kupetik SANG REMBULAN.

MAKASSAR, 29 JULI 2011
By XPDC E-One

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review